Nikon

عربي

Български

Čeština

Dansk

Deutsch

Ελληνικά

English

Español

Eesti

Suomi

Français

हिन्दी

Magyar

Indonesia

Italiano

日本語

Қазақ

한글

Lietuvių

Latviski

Nederlands

Norsk

Polski

Português

Română

Русский

Slovenčina

Slovenščina

Српски

Svenska

ภาษาไทย

Türkçe

Українська

简体中文

繁體中文

Select language

Item Menu Baru: “Pengambilan Otomatis

Item [Pengambilan otomatis] telah ditambahkan ke menu pemotretan foto dan perekaman film. Item ini digunakan untuk memotret terus-menerus atau merekam film secara otomatis ketika kamera mendeteksi subjek yang memenuhi kondisi tertentu, contohnya subjek masuk di dalam bingkai, subjek berada pada jarak tertentu, dan bergerak ke arah tertentu. Item ini bahkan dapat membantu fotografer mengambil foto atau merekam film secara otomatis tanpa harus hadir.

Opsi Deskripsi
[Atur Kriteria] Menampilkan pengaturan pengambilan otomatis (0 Layar Pengaturan Pengambilan Otomatis) dan menyesuaikan kriteria pengambilan otomatis. Setelah meninjau kriteria yang dipilih di dialog konfirmasi pengaturan untuk menentukan apakah item akan berfungsi sesuai prediksi, tekan tombol perekaman film untuk memulai pengambilan otomatis.
[Pilih pra-setel pengguna]
  • Kriteria pengambilan otomatis dapat disimpan ke pra-setel pengguna [Pra-setel pengguna 1] hingga [Pra-setel pengguna 5]. Menyorot pra-setel dan menekan 2 akan menampilkan menu dimana Anda dapat mengubah nama pra-setel dan meninjau pengaturan atau menyalinnya ke pra-setel lain.
    • [Lihat pengaturan]: Meninjau pengaturan di pra-setel terpilih.
    • [Ubah nama]: Ubah nama pra-setel. Nama pra-setel dapat sepanjang hingga 19 karakter.
    • [Salin]: Sorot tujuan lalu tekan J untuk menyalin pengaturan ke pra-setel yang dipilih.
  • Untuk segera memulai pengambilan otomatis menggunakan kriteria di pra-setel yang telah disimpan sebelumnya, pilih pra-setel lalu pilih [Atur Kriteria].

Layar Pengaturan Pengambilan Otomatis

Memilih [Atur Kriteria] bagi [Pengambilan otomatis] di menu pemotretan foto atau perekaman film menampilkan pengaturan pengambilan otomatis, yang mengijinkan Anda untuk mengatur kondisi bagi pemotretan terus-menerus atau perekaman film otomatis. Sorot item dan tekan J untuk menampilkan opsi bagi item terpilih.

  1. [Kriteria pengambilan]
  2. [Lebih Rinci: Gerakan]
  3. [Lebih Rinci: Deteksi subjek]
  1. [Lebih Rinci: Jarak]
  2. [Area target]
  3. [Pilihan penetapan waktu]
Opsi Deskripsi
[Kriteria pengambilan]
  • Sesuaikan kriteria pengambilan otomatis.

    • [Gerakan]: Pilih (M) opsi ini untuk menyertakan arah gerakan subjek sebagai salah satu kriteria yang harus dipenuhi agar memicu mulainya pemotretan pengambilan otomatis.
    • [Deteksi subjek]: Pilih (M) opsi ini untuk menyertakan deteksi subjek sebagai salah satu kriteria yang harus dipenuhi agar memicu mulainya pemotretan pengambilan otomatis.
    • [Jarak]: Jika opsi ini dipilih (M), pemotretan akan berlanjut selama subjek berada dalam rentang jarak yang ditentukan.
  • Pengambilan otomatis akan terpicu hanya jika semua kriteria yang dipilih terpenuhi.
[Lebih Rinci: Gerakan] Opsi ini akan bekerja hanya jika [Gerakan] dipilih (M) untuk [Kriteria pengambilan]. Opsi ini digunakan untuk memilih arah gerakan, ukuran, dan kecepatan subjek yang akan memicu pengambilan otomatis (0 Kriteria Pengambilan“ > “Gerakan).
[Lebih Rinci: Deteksi subjek] Opsi ini akan bekerja hanya jika [Deteksi subjek] dipilih (M) untuk [Kriteria pengambilan]. Opsi ini digunakan untuk memilih jenis dan ukuran subjek yang akan memicu pengambilan otomatis ( Kriteria Pengambilan” > “Deteksi Subjek).
[Lebih Rinci: Jarak] Opsi ini akan bekerja hanya jika [Jarak] dipilih (M) untuk [Kriteria pengambilan]. Opsi ini digunakan untuk memilih rentang jarak pada mana kehadiran subjek akan memicu pengambilan otomatis (0 Kriteria Pengambilan“ > “Jarak). Pemotretan akan berlanjut selama subjek berada dalam rentang jarak yang ditentukan.
[Area target] Pilih area yang digunakan untuk deteksi subjek ketika [AF area-otomatis] dipilih untuk mode area AF. Pengambilan otomatis akan dipicu apabila subjek yang memenuhi kondisi pemicu terdeteksi dalam area (titik) target manapun. Pemilihan area target dapat digunakan untuk menonaktifkan area dari bingkai yang terhalang atau sebaliknya dapat diabaikan untuk tujuan deteksi subjek, memastikan bahwa subjek yang diinginkan dapat dideteksi dengan lebih akurat.
[Pilihan penetapan waktu]

Pilih nilai untuk [Pemilihan waktu perekaman] dan [Waktu tunggu setelah pemotretan].

  • [Pemilihan waktu perekaman]: Pilih seberapa lama kamera akan memotret setelah pengambilan otomatis dipicu. Pemotretan akan berlanjut selama waktu yang dipilih bahkan jika kondisi pemicu tidak lagi terpenuhi.
    • Tergantung pada pengaturan kamera, pemotretan mungkin berakhir sebelum berakhirnya waktu yang dipilih.
  • [Waktu tunggu setelah pemotretan]: Pilih waktu minimum kamera akan menunggu setelah setiap bidikan. Setelah bidikan selesai, kamera akan menjeda pemotretan selama durasi yang dipilih bahkan jika kondisi pemicu terpenuhi.

Mengambil Gambar Menggunakan Pengambilan Otomatis

Sebelum Pemotretan

  • Demi pemotretan yang tidak terhenti, gunakan baterai yang terisi penuh daya, adaptor AC pengisi daya opsional, atau adaptor AC dan konektor daya opsional.
  • Hanya opsi area gambar [FX (36×24)] dan [DX (24×16)] yang tersedia. Pengambilan otomatis tidak dapat digunakan saat [1:1 (24×24)] atau [16:9 (36×20)] dipilih.
  1. Dudukkan kamera pada tripod atau ambil tindakan lainnya untuk membuatnya stabil.

    Kunci kamera di tempatnya setelah membingkai bidikan.

    Membingkai Bidikan

    Kami sarankan agar Anda memilih sudut lebih lebar dari biasanya sampai Anda terbiasa dengan pengambilan otomatis.

  2. Pilih mode yang diinginkan (foto atau film) menggunakan selektor foto/film.

  3. Jika Anda menggunakan pengambilan otomatis untuk memfoto, pilih mode pelepas berkelanjutan: [Berkelanjutan L], [Berkelanjutan H], [Berkelanjutan H (diperpanjang)], [C15], [C30], [C60], atau [C120].

    • Jika Anda menggunakan pengambilan otomatis untuk merekam film, lanjutkan ke Langkah 4.
    • Jika Anda memilih [Berkelanjutan L], pilih kecepatan kemajuan bingkai dari 1 hingga 7 fps sebelum melanjutkan. Memilih [Berkelanjutan H] akan mengunci kecepatan kemajuan bingkai pada 7 fps.
      • Catat bahwa saat pemotretan pada 7 fps, kecepatan kemajuan bingkai dapat menurun di bawah kecepatan diatur tergantung pada kondisi jika [Otomatis] dipilih bagi Pengaturan Kustom d6 [Jenis rana] dan kamera menggunakan rana mekanis, atau jika [Rana mekanis] dipilih.

  4. Posisikan titik fokus.

    Pilih mode area AF dan posisikan titik fokus dalam area dari bingkai dimana Anda antisipasi subjek akan muncul.

    • Jika fokus otomatis diaktifkan, kamera akan beralih sementara ke mode fokus AF‑C selama pengambilan otomatis.
    • Setel posisi fokus secara manual saat menggunakan fokus manual.
  5. Sorot [Pengambilan otomatis] di menu pemotretan foto atau perekaman film lalu tekan 2.

  6. Pilih [Pilih pra-setel pengguna], lalu sorot pra-setel tujuan untuk pengaturan pengambilan otomatis dan tekan J.

    Pilih tujuan dari pra-setel [Pra-setel pengguna 1] hingga [Pra-setel pengguna 5].

  7. Sorot [Atur Kriteria] dan tekan J.

    Pengaturan pengambilan otomatis akan ditampilkan.

  8. Sorot [Kriteria pengambilan] dan tekan J.

    • Sesuaikan kriteria pengambilan otomatis. Sorot opsi lalu tekan J untuk memilih (M) atau batalkan pilihan (U).
    • Tekan X untuk menyimpan perubahan dan kembali ke tampilan pengaturan pengambilan otomatis.
  9. Sesuaikan pengaturan masing-masing kriteria yang dipilih untuk [Kriteria pengambilan].

    • Untuk informasi tentang kriteria yang tersedia saat [Gerakan] diaktifkan (M), lihat “Kriteria Pengambilan” > “Gerakan” (0Kriteria Pengambilan“ > “Gerakan).
    • Untuk informasi tentang kriteria yang tersedia saat [Deteksi subjek] diaktifkan (M), lihat ‘“Kriteria Pengambilan” > “Deteksi Subjek”’ (0 "Kriteria Pengambilan” > “Deteksi Subjek).
    • Untuk informasi tentang kriteria yang tersedia saat [Jarak] diaktifkan (M), lihat ‘“Kriteria Pengambilan” > “Jarak”’ (0 Kriteria Pengambilan“ > “Jarak).
    • Meskipun beberapa [Kriteria pengambilan] dapat digunakan bersamaan, kami sarankan Anda mengaktifkan (M) satu kriteria per satu waktu hingga Anda terbiasa dengan pengambilan otomatis.
  10. Sorot [Area target] dan tekan J.

    • Pilih area deteksi subjek saat [AF area-otomatis] dipilih bagi mode area AF di mode fokus otomatis atau saat menggunakan fokus manual. Pemilihan area target tidak tersedia di mode area AF selain daripada [AF area-otomatis]. Jika mode lain dipilih, lanjutkan ke Langkah 11.
    • Panduan pemilihan area target hanya ditampilkan sekali.
    • Tekan J untuk mencegah titik sekarang digunakan untuk deteksi subjek (titik yang dinonaktifkan ditampilkan dalam warna merah). Tekan J lagi untuk menghilangkan (mengaktifkan ulang) titiknya.

    • Menonaktifkan area yang tidak memerlukan deteksi subjek atau diblok oleh penghalang memberikan deteksi subjek yang lebih akurat.

    • Tekan X untuk mengaktifkan semua titik.
    • Tekan W (Q) untuk menonaktifkan semua titik.
    • Titik dapat diaktifkan dan dinonaktifkan sembilan titik sekaligus (pada grid 3 × 3) dengan cara mengetuk monitor.
    • Tekan i untuk menyimpan perubahan dan kembali ke tampilan pengaturan pengambilan otomatis.

    Area Nonaktif

    Subjek yang memenuhi [Kriteria pengambilan] akan dideteksi hanya di sekitar area target terpilih. Contohnya, kamera akan mengabaikan gerakan dalam area (titik) nonaktif bahkan saat [Gerakan] diaktifkan (M).

    Perhatian: Fokus secara Manual

    Pemilihan area target tidak tersedia saat [Kriteria pengambilan] > [Jarak] diaktifkan (M).

  11. Sorot [Pilihan penetapan waktu] dan tekan J.

    • Gunakan [Pemilihan waktu perekaman] untuk memilih durasi dari masing-masing bidikan terus-menerus atau perekaman film; opsi termasuk [OFF] (tanpa batas) dan nilai dari 1 detik hingga 30 menit. Ketika opsi selain [OFF] dipilih, pemotretan akan berlanjut selama waktu yang dipilih bahkan jika kondisi pemicu tidak lagi terpenuhi.
    • Lama minimum waktu kamera menunggu sebelum mulai memotret lagi dapat dipilih menggunakan [Waktu tunggu setelah pemotretan], yang menawarkan pilihan nilai dari 0 detik hingga 30 menit.
    • Tekan J untuk menyimpan perubahan dan kembali ke tampilan pengaturan pengambilan otomatis.
  12. Tekan tombol i.

    • Dialog konfirmasi pengaturan akan ditampilkan.
    • (M) [Kriteria pengambilan] terpilih sekarang dicantumkan di puncak sudut kiri atas dari dialog.

  13. Pastikan bahwa kamera dapat mendeteksi subjek yang diinginkan menggunakan kriteria yang dipilih.

    • Subjek yang terdeteksi oleh kamera ditunjukkan dengan kotak hijau di dialog konfirmasi pengaturan.
    • Anda dapat memilih titik fokus saat opsi selain [AF area-otomatis] dipilih untuk mode area AF.
    • Jika kotak hijau tidak ditampilkan sesuai keinginan, tekan tombol i, lalu ulangi Langkah 9 dan 10 hingga hasil yang diinginkan tercapai.

  14. Tekan tombol DISP untuk mengatur tanggal dan waktu guna memulai pengambilan otomatis.

    • Menekan tombol DISP pada dialog konfirmasi pengaturan mengijinkan Anda untuk mengkonfigurasi tanggal dan waktu guna memulai pengambilan otomatis.
    • Untuk memulai pengambilan otomatis tanpa mengatur tanggal dan waktu, lanjutkan ke Langkah 15.
    • Pilih [Ya] bagi [Atur tanggal/waktu mulai] untuk melakukan pemotretan pengambilan otomatis selama durasi yang dikonfigurasi, dimulai pada tanggal dan waktu diatur.
    • Pilih [Tanggal/waktu mulai] untuk menentukan tanggal, jam, dan menit untuk memulai pemotretan.
    • Pilih [Durasi pemotretan] guna mengatur durasi untuk melakukan pengambilan otomatis dari [Tanpa batas], [1 jam], [2 jam], dan [3 jam]. Apabila [Tanpa batas] dipilih, pengambilan otomatis akan berlanjut hingga dimatikan secara manual.

    Perhatian: Tanggal dan Waktu Mulai

    Saat mengatur tanggal dan waktu pemotretan, pastikan bahwa jam kamera diatur ke waktu dan tanggal yang benar di [Zona waktu dan tanggal] dalam menu persiapan.

  15. Mulai pengambilan otomatis.

    • Pengambilan otomatis memulai saat tombol perekaman film ditekan dalam dialog konfirmasi pengaturan atau pada tanggal dan waktu yang diatur di Langkah 14.
    • Pemotretan akan dimulai saat subjek yang memenuhi kriteria terpilih terdeteksi dan berlanjut selama kriteria terpenuhi.
    • Batas merah akan muncul di sekitar tampilan pemotretan saat kamera mendeteksi subjek dan selama pemotretan berlangsung.
    • Pengambilan otomatis akan terpicu hanya jika semua opsi yang dipilih untuk [Kriteria pengambilan] terpenuhi.
    • Tampilan pemotretan akan dimatikan untuk menghemat daya jika tiada pengoperasian dilakukan selama sekitar tiga menit, tetapi pengambilan otomatis akan tetap aktif. Layar dapat diaktifkan kembali dengan menekan tombol DISP atau menekan setengah tombol pelepas rana.

Mode Pelepas “Frame Tunggal“ dan “Pewaktu Otomatis

Jika mode frame tunggal atau pewaktu otomatis dipilih, kamera akan beralih sementara ke [Berkelanjutan H] dan kecepatan kemajuan bingkai akan dikunci pada 7 fps saat pengambilan otomatis memulai.

  • Catat bahwa kecepatan kemajuan bingkai dapat menurun di bawah 7 fps tergantung pada kondisi jika [Otomatis] dipilih bagi Pengaturan Kustom d6 [Jenis rana] dan kamera menggunakan rana mekanis, atau [Rana mekanis] dipilih.

Tampilan Siaga Pengambilan Otomatis

  • A-CAP” akan berkilat di panel kontrol.

  • Ikon X akan berkilat di tampilan pemotretan. Batas kuning akan muncul di sekitar tampilan pemotretan jika kamera tidak mendeteksi subjek yang memenuhi kriteria yang dikonfigurasi setelah memulai pengambilan otomatis.

Tangkapan Awal Pelepasan

Pengaturan terpilih untuk Pengaturan Kustom d3 [Opsi Tangkapan Awal Pelepasan] berlaku saat [C15], [C30], [C60] atau [C120] dipilih untuk mode pelepas.

Mode Senyap

Mode senyap dapat diaktifkan dengan memilih [ON] untuk [Mode senyap] di menu persiapan.

Kriteria Pengambilan“ > “Gerakan

Opsi ini digunakan untuk memilih arah gerakan, ukuran, dan kecepatan subjek yang akan memicu pengambilan otomatis.

  1. Sorot [Lebih Rinci: Gerakan] di tampilan pengaturan pengambilan otomatis lalu tekan J.

    Tampilan pengaturan gerakan akan muncul.

  2. Tekan tombol W (Q) lalu pilih arah.

    • Kriteria arah akan ditampilkan.
    • Sorot arah dan tekan J untuk memilih (M) atau membatalkan pilihan (U).
    • Tekan X untuk menyimpan perubahan dan kembali ke tampilan pengaturan gerakan.

  3. Putar kenop sub-perintah untuk memilih kecepatan subjek.

    Putar kenop sub-perintah untuk mengatur [Kecepatan Terendah] ke nilai dari [1] hingga [5]. Pilih nilai yang lebih tinggi untuk membatasi deteksi subjek ke subjek yang bergerak lebih cepat, nilai yang lebih rendah untuk menyertakan subjek yang bergerak lebih lambat.

    Ukuran dan Kecepatan

    • Subjek yang memenuhi kriteria bagi [Ukuran Terkecil] dan [Kecepatan Terendah] ditampilkan dengan kotak hijau di tampilan pengaturan gerakan.
    • Atur [Kecepatan Terendah] menurut waktu yang diperlukan bagi subjek untuk melintasi bingkai secara horisontal. Perkiraan waktu untuk tiap nilai dicantumkan di bawah ini. Subjek yang bergerak terlalu cepat mungkin tidak terdeteksi.

      • [1]: Sekitar 5 dtk atau kurang
      • [2]: Sekitar 4 dtk atau kurang
      • [3]: Sekitar 3 dtk atau kurang
      • [4]: Sekitar 2 dtk atau kurang
      • [5]: Sekitar 1 dtk atau kurang
    • Memilih [1] untuk baik [Ukuran Terkecil] maupun [Kecepatan Terendah] akan memudahkan kamera untuk mendeteksi subjek dari beragam ukuran yang bergerak pada beragam kecepatan. Kami sarankan Anda untuk memulai dari nilai rendah lalu secara bertahap menaikkan nilai sambil memeriksa tampilan kotak hijau di tampilan pengaturan gerakan atau mengambil tes gambar hingga deteksi subjek bekerja sesuai keinginan.
  4. Putar kenop perintah utama untuk memilih ukuran subjek.

    Putar kenop perintah utama untuk mengatur [Ukuran Terkecil] ke nilai dari [1] hingga [5]. Pilih nilai lebih rendah untuk menyertakan subjek yang lebih kecil, nilai lebih tinggi untuk membatasi deteksi subjek pada subjek yang lebih besar.

    Opsi Ukuran

    • Subjek yang memenuhi kriteria bagi [Ukuran Terkecil] dan [Kecepatan Terendah] ditampilkan dengan kotak hijau di tampilan pengaturan gerakan.
    • Ukuran subjek yang tampak (diukur dalam titik) untuk setiap opsi [Ukuran Terkecil] dicantumkan di bawah ini.

      • [1]: 4 titik atau lebih besar
      • [2]: 8 titik atau lebih besar
      • [3]: 14 titik atau lebih besar
      • [4]: 24 titik atau lebih besar
      • [5]: 34 titik atau lebih besar

      Subjek terdeteksi di 14 titik

    Ukuran Terkecil

    Apabila keduanya [Gerakan] dan [Deteksi subjek] dipilih bagi [Kriteria pengambilan], [Ukuran Terkecil] terpilih bagi sebelumnya tidak akan memberi efek pada [Ukuran Terkecil] terpilih bagi setelahnya. Merubah [Ukuran Terkecil] terpilih dalam tampilan deteksi subjek tidak memberi efek pada [Ukuran Terkecil] terpilih dalam tampilan pengaturan gerakan. Kedua kondisi ini akan dinilai secara terpisah, namun hanya subjek yang memenuhi kriteria bagi keduanya yang akan memicu pengambilan otomatis.

  5. Tekan tombol i.

    Kamera akan menyimpan perubahan dan kembali ke tampilan pengaturan pengambilan otomatis.

Kriteria Pengambilan” > “Deteksi Subjek

Opsi ini digunakan untuk memilih jenis dan ukuran subjek yang akan memicu pengambilan otomatis.

  1. Sorot [Lebih Rinci: Deteksi subjek] di tampilan pengaturan pengambilan otomatis dan tekan J.

    Tampilan deteksi subjek akan muncul.

  2. Tekan tombol W (Q) dan pilih jenis subjek yang diinginkan.

    • Pilihan Anda adalah otomatis, orang, hewan, kendaraan dan pesawat.
    • Tekan J untuk menyimpan perubahan lalu kembali ke tampilan deteksi subjek.

  3. Putar kenop sub-perintah atau utama untuk memilih ukuran subjek.

    Atur [Ukuran Terkecil] ke nilai dari [1] hingga [5]. Pilih nilai yang lebih rendah untuk menyertakan subjek yang lebih kecil atau nilai yang lebih tinggi untuk membatasi deteksi subjek pada subjek yang lebih besar saja.

    Opsi Ukuran

    • Subjek yang memenuhi kriteria untuk [Ukuran Terkecil] ditampilkan dengan kotak hijau di tampilan deteksi subjek.
    • Ukuran subjek yang tampak (sebagai persentase dari sudut gambar) untuk setiap pengaturan dicantumkan di bawah ini.

      • [1]: 2,5% atau lebih
      • [2]: 5% atau lebih
      • [3]: 10% atau lebih
      • [4]: 15% atau lebih
      • [5]: 20% atau lebih

      Subjek yang terdeteksi di ukuran 20%

    • Memilih [1] bagi [Ukuran Terkecil] memudahkan kamera untuk mendeteksi subjek dari ukuran yang berbeda. Kami sarankan agar Anda memulai dari nilai rendah dan lalu secara bertahap meningkatkan nilai sambil memeriksa tampilan kotak hijau di tampilan deteksi subjek atau mengambil gambar uji coba hingga deteksi subjek bekerja sesuai keinginan.

    Ukuran Terkecil

    Apabila keduanya [Gerakan] dan [Deteksi subjek] dipilih bagi [Kriteria pengambilan], [Ukuran Terkecil] terpilih bagi sebelumnya tidak akan memberi efek pada [Ukuran Terkecil] terpilih bagi setelahnya. Merubah [Ukuran Terkecil] terpilih dalam tampilan pengaturan gerakan tidak memberi efek pada [Ukuran Terkecil] terpilih dalam tampilan deteksi subjek. Kedua kondisi ini akan dinilai secara terpisah, namun hanya subjek yang memenuhi kriteria bagi keduanya yang akan memicu pengambilan otomatis.

  4. Tekan tombol i.

    Kamera akan menyimpan perubahan dan mengembalikan Anda ke tampilan pengaturan pengambilan otomatis.

Perhatian: Deteksi Subjek

Jika “otomatis” atau “orang” dipilih, pengambilan otomatis akan mulai saat subjek potret manusia terdeteksi, baik saat subjek menghadap kamera maupun tidak.

Kriteria Pengambilan“ > “Jarak

Pilih jarak maksimum dan minimum pada mana kamera akan mendeteksi subjek bagi pengambilan otomatis. Pemotretan pengambilan otomatis akan berlanjut selama subjek berada dalam rentang jarak yang ditentukan.

“Lebih Rinci: Jarak”

Anda dapat menggunakan fitur [Lebih Rinci: Jarak] saat lensa NIKKOR Z dipasang. Fitur ini mungkin tidak berfungsi dengan lensa lainnya.

  1. Sorot [Lebih Rinci: Jarak] di tampilan pengaturan pengambilan otomatis dan tekan J.

    • Tampilan pengaturan jarak akan muncul.
    • Target titik fokus akan muncul di tampilan pengaturan jarak.

    Target titik fokus

  2. Pilih jarak terdekat dan terjauh di mana kamera akan mendeteksi subjek untuk pengambilan otomatis.

    • Pilih jarak terdekat pada mana kamera akan mendeteksi subjek untuk pengambilan otomatis. Letakkan target di atas subjek dengan jarak terdekat untuk deteksi subjek pengambilan otomatis dan tekan tombol AF-ON untuk mengatur jarak minimum, yang akan muncul di layar sebagai [Jarak Terdekat]. Jarak minimum dapat dihaluskan dengan memutar kenop perintah utama.

    • Pilih jarak terjauh pada mana kamera akan mendeteksi subjek untuk pengambilan otomatis. Letakkan target di atas subjek pada jarak terjauh untuk deteksi subjek pengambilan otomatis dan tekan setengah tombol pelepas rana untuk mengatur jarak maksimum, yang mana akan muncul di layar sebagai [Jarak Terjauh]. Jarak maksimum dapat dihaluskan dengan memutar kenop sub-perintah.

      Penghalusan Jarak untuk “Jarak Terdekat” dan “Jarak Terjauh

      Penghalusan tersedia khusus bagi lensa Nikon dudukan Z, tetapi tidak untuk NIKKOR Z 58mm f/0.95 S Noct.

      Jarak yang Didukung bagi “Jarak Terdekat” dan “Jarak Terjauh

      Kami sarankan Anda mengkonfigurasi [Jarak Terdekat] dan [Jarak Terjauh] di dalam rentang nilai yang ditandai dengan angka berwarna putih. Pengaturan opsi ini ke nilai yang ditandai dalam warna kuning dapat menurunkan akurasi dengan mana kamera dapat mendeteksi jarak ke subjek.

      Tampilan “Jarak Terdekat” dan “Jarak Terjauh

      Jarak untuk [Jarak Terdekat] dan [Jarak Terjauh] ditampilkan hanya dalam meter. Jarak tidak akan ditampilkan dalam kaki meskipun [Kaki (kaki)] dipilih untuk [Satuan jarak] di menu persiapan.

  3. Tekan tombol i.

    Kamera akan menyimpan perubahan dan mengembalikan Anda ke tampilan pengaturan pengambilan otomatis.

Perhatian: Fokus secara Manual

  • Menekan tombol AF-ON atau tombol pelepas rana untuk mengatur jarak dalam fokus manual menyimpan posisi fokus sekarang. Sebelum menekan salah satu tombol, sesuaikan posisi fokus dengan memutar cincin kontrol atau cincin fokus pada lensa.
  • Keakuratan deteksi jarak kamera dapat menurun dan mencegah kamera dari pemotretan sesuai tujuan jika subjeknya secara signifikan jauh di luar fokus.

Menjeda dan Mengakhiri Pengambilan Otomatis

  • Untuk menjeda pengambilan otomatis dan kembali ke dialog konfirmasi pengaturan, tekan tombol perekaman film. Pengambilan otomatis dapat dilanjutkan kembali dengan menekan tombol lagi.
  • Untuk mengakhiri pengambilan otomatis dan keluar ke tampilan pemotretan, tekan tombol O.

Perhatian: Pengambilan Otomatis

  • Selama pengambilan otomatis siaga, kamera memfokus seperti penjelasan di bawah ini.
    • [Kriteria pengambilan] > [Jarak] diaktifkan (M): Kamera memfokus pada jarak terpilih untuk [Jarak Terjauh].
    • [Kriteria pengambilan] > [Jarak] dinonaktifkan (U): Kamera memfokus pada jarak berlaku saat pengambilan otomatis dimulai.
  • Kamera mungkin gagal mendeteksi subjek di [Area target] saat terdapat beberapa subjek dalam bingkai.
  • Turunnya hujan dan salju dapat mengganggu deteksi subjek. Pengambilan otomatis mungkin terpicu oleh salju, gelombang panas, atau fenomena cuaca lainnya.
  • Pengambilan otomatis dapat berhenti secara otomatis untuk mencegah kamera terlalu panas saat suhu sekitar tinggi atau saat kamera telah digunakan untuk memotret dalam waktu yang lama.

Selama Pengambilan Otomatis

Semua kontrol selain daripada tombol pelepas rana yang ditekan setengah dan tombol DISP, perekaman film, dan O dinonaktifkan selama pemotretan pengambilan otomatis sedang berlangsung. Akhiri pengambilan otomatis sebelum mencoba menyesuaikan pengaturan kamera.

Pengambilan Otomatis: Batasan

Pengambilan otomatis tidak dapat digabungkan dengan beberapa fitur kamera, termasuk:

  • pencahayaan jangka panjang (“Bulb” atau “Time”)
  • pewaktu otomatis,
  • bracketing,
  • pencahayaan-multi,
  • penumpangan HDR,
  • fotografi pewaktu interval,
  • perekaman film selang waktu,
  • peralihan fokus,
  • VR elektronik, dan
  • pembatas fokus.

Penambahan ke Menu i

[Pengambilan otomatis] kini dapat ditentukan ke menu i dalam Pengaturan Kustom f1 dan g1 [Sesuaikan menu i]. Ini mengijinkan Anda untuk menampilkan pengaturan pengambilan otomatis dan mengatur kondisi bagi pemotretan terus-menerus atau perekaman film otomatis.